Thursday, March 9, 2017

Kenapa langit berwarna biru?


Masih ingatkah kita lagu pelangi. etss.. bukan pelangi dimatamu, tapi lagu pelangi pelangi yang sering kita nyanyikan di taman kanak-kanak atau di sekolah dasar. Dari lagu ciptaan eyang T Mahmud ini kita belajar bahwa pelangi berwarna Merah, Kuning, Hijau dan langit yang Biru.

Tapi.. pernahkan kalian bertanya - tanya kenapa langit berwarna biru? kenapa tidak berwarna merah, kuning atau hijau? kenapa harus biru? Banyak yang bilang bahwa langit berwarna biru karena memantulkan warna laut yang sama - sama biru. Meski terdengar ilmiah, nyatanya hal ini cuma Mitos.

Sudah banyak ilmuan yang berbaris untuk mencari penjelasan ilmiah, mengapa langit siang hari berwarna biru? Mulai dari Leonardo da vinci, John Tyndall, sampai Sir Rayleight yang akhirnya menyempurnakan penelitian ilmiah tentang penomena ini.
Ilmuan yang menyempurnakan penelitian tentang penomena ini.

Mungkin kita sering tidak sadar ketika kita memandang langit, sebetulnya kita memandang Atmosfer Bumi yang tidak lain dan tidak bukan adalah Kumpulan Udara. Tapi jika langit adalah udara, mengapa ada warnanya? Meski tidak kasat mata sebetulnya udara terdiri dari banyak partikel seperti Nitrogen 78%, Oksigen 20%, Lain - lain 2% juga Uap Air, Polusi, dan Debu. Partikel - partikel inilah yang nantinya bereaksi dengan cahaya matahari.
Partikel - partikel yang ada di udara.


Jadi sinar matahari yang terpancar awalnya satu paket yang terdiri dari Radiasi & Gelombang elektromagnetik. Saat menerobos masuk atmosfer bumi maka dapat menyaksikan apa yang disebut Spektrum cahaya tampak terdiri dari warna Merah, Jingga, Kuning, Hijau, Biru, Nila, Ungu. Ketujuh warna tersebut kemudian bergabung menjadi cahaya putih.
7 Warna yang kemudian berubah menjadi cahaya putih


Waktu gerimis cahaya putih ini bisa terurai oleh tetes - tetes hujan menjadi pelangi. Tapi pembauran cahaya putih menjadi berwarna biru bisa terjadi kapan saja. Fenomena ini banyak disebut ilmuan sebagai Reyleigh Scattering. Saat bertemu partikel gas super kecil di udara, cahaya bergelombang pendek seperti Biru, Nila dan Ungu akan di lempar sehingga tersebar ke segala arah, sementara cahaya bergelombang panjang seperti Merah dan Jingga lancar jaya menembus partikel - paertikel tersebut. Akibatnya dengan cahaya biru yang terlempar oleh partikel - partikel di udara, mata kita lebih dominan dengan warna biru dibandingkan warna merah.
Warna biru dan ungu terlempar ke segala arah sedangkan merah dan jingga tidak.
Gelombang cahaya

Tapi tunggu dulu, kenapa langit tidak berwarna ungu? Padahal gelombang cahaya Ungu lebih pendek dari pada gelombang cahaya Biru. Hal ini bukan karena langit pilih kasih. Faktanya matahari memang memancarkan sinar si Biru ke bumi dangan energi yang lebih besar dari pada si ungu.

Selain itu mata kita juga lebih peka terhadap si Biru, di retina mata kita terdapat jutaan sel peka cahaya yang berbentuk seperti contong es krim. Sel - sel bernama Cone ini paling peka pada  3 warna yaitu Merah, Hijau dan Biru.
Retina mata
Sel Cone peka terhadap 3 warna

Jadi jika mata kita di suruh memilih antara si Biru atau si Ungu malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya.
Siapa juaranya?

Kalau begitu, kenapa langit senja berwarna kemerahan? Karena pada siang hari matahari berada di atas ubun - ubun. Tapi menjelang malam hari, terbentang jarak yang lebih jauh antara kita dan matahari yang sudutnya rendah di langit. Akibatnya cahaya matahari harus melewati atmosfer bumi yang lebih tebal sebelum menyentuh bumi. Dalam perjalanan, cahaya biru keburu terpental ke segala arah sehingga kalah balapan dengan cahaya merah yang bisa sampai duluan dimata kita. Akhirnya yang tampak di mata kita tinggal cahaya jingga dan merah membara.
Matahari siang hari, lebih dekat dengan kita.
Matahari saat senja, lebih jauh dari kita.
Kesimpulan...
Jadi langit berwarna biru karena sinar putih matahari yang menembus atmosfer bumi dan menembus partikel - partikel yang ada di udara sehingga menjadi 7 warna, tetapi karena gelombang cahaya biru yang pendek maka sel cone di mata kita lebih peka terhadap warna biru.

Penutup...
Oke guys. semoga bermanfaat bagi kalian semua. Share ke teman - teman kalian agar mereka bisa tahu juga kenapa langit berwarna biru?. Oh ya, artikel ini bersumber dari Chanel Youtube Kok Bisa? yang telah berbagi ilmunya kepada kita semua.

Jika ada pertanyaan atau mungkin ada yang salah di artikel ini, tulis komen di bawah atau bisa juga kirim pesan ke Halaman Facebook EGYuda.id

Sekian dan Terima Kasih..

Artikel Terkait

Saya adalah seorang pelajar yang ingin mendalami Dunia Internet termasuk Blogger. "Jangan patah semangat walau apapun yang terjadi. Jika kita menyerah, maka habislah sudah."  - Top Ittipat -

Jika ada pertanyaan, berkomentarlah dengan sopan :)
EmoticonEmoticon